Irlandia – Malibu

IRLANDIA

Berbicara mengenai “dua Irlandia” biasanya berhubungan dengan divisi politik antara Utara dan Selatan, tetapi perbedaan lain semakin terbukti teletak pada perbedaan kesan mengenai kartu pos (postcard) atau mitos orang Irlandia di satu sisi, dan perusahaan, modernisasi negara Uni Eropa (EU) di sisi lain. Mitos orang Irlandia dianggap sebagai ”orang kecil” (little people), dan sebagai pulau Jamrud, musik folk, dan bukti permai yang dikaruniai dengan lima puluh tempat berteduh yang hijau. Irlandia sangat unit. Negara yang masih baru di Eropa, Irlandia pada kenyataannya didukung oleh subsidi Uni Eropa (EU), merubah dirinya dari masyarakat yang didominasi pertanian ke masyarakat produksi near-urban (sepertiga penduduknya tinggal di Dublin). Sebagai anak kesayangan EU dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi,khususnya diantara perusahaan berteknologi canggih, Irlandia telah melebihi standar kehidupan Inggris, meskipun Irlandia masih mengirimkan lebih dari 40 persen ekspornya ke Inggris.

Kepulauan Britania

Berdasarkan kedekatan Irlandia dengan Inggris, dan keterasingannya dari daratan Eropa, disini diduga bahwa mungkin disini terdapat perhimpunan politik tertutup. Kedua pulau ini dihuni oleh Celts sebelum tahun 300 sebelum masehi, dan selanjutnya diserang oleh sejumlah perompak Viking pada abad kedelapan dan abad ke sembilan. Warisan sejarah mereka tidak selalu sama, bagaimanapun, sejak Roma menguasai Inggris Raya (Great Britain) pada tahun 55 sebelum masehi, tetapi tidak pernah mencapai Irlandia, dimana Inggris terkenal dengan musim hujannya. Wales dan Skotlandia, seperti halnya Irlandia, yang menempati Celtic, selanjutnya pengembangan politik secara meyakinkan menyebabkan Inggris berbeda dari negara tetangganya yaitu dengan adanya Invasi The Norman French tahun 1066. Kombinasi Anglo-Norman menguasai Dublin pada tahun 1169 dan selanjutnya Inggris menggabungkan kekuatannya, hingga Henry VIII dan Elizabeth I. Henry terpisah dengan Roma dan meninggalkan Protestan, sedangkan Irlandia tetap menganut Katholik. Kematian dan perusakan di Irlandia oleh Oliver Cromwell selama Perang Sipil Inggris mengakhiri hubungan antara dua negara.

BUDAYA

Nilai-nilai

Sebagai negara yang didominasi Celtic, Irlandia secara budaya berbeda dengan Inggris Anglo-Saxon-Norman. Orang Celtic memiliki kecenderungan baik linear-aktif maupun multi-aktif, dan berorientasi pada dialog. Sebagian nilai-nilai penting orang Irlandia (beberapa diantaranya diwarisi oleh Welsh dan Scots) adalah sebagai berikut :

• Desa yang sederhana
• Visi dan imajinasi
• Romantis dan idealisme
• Ironi, selera himor
• Informalitas
• Kecenderingan puitis
• Cinta buku (literatur), musik dan theater
• Akrab, dan penuh perona
• Tidak percaya terhadap orang Inggris.
• Terikat pada gereja, keluarga, aspek sosial.

Agama

Beberapa orang Irlandia Utara dianggap sebagai penganut Protestant, dan Irlandia sebagai sebagai Katolik Roma. Penganut Protestant/Katolik yang terdapat di Ulster jumlahnya 58 dan 52 persen. Sedangkan Irlandia Selatan lebih mendominasi Katolik (95 persen), terdapat lebih dari 100.000 penganut Protestant, beberapa diantaranya sangat berpengaruh. Presiden republik pertama, Douglas Hyde adalah sebagai penganut Protestant, seperti tiga penulis terkemuka Oscar Wilde, Samuel Beckett dan W.B. Yeats. Benteng Protestant seperti Trinity College dan Irish Times adalah penganut liberalisme non-sekte.

Meskipun faham Katolik sebagai tulang punggung dan identitas Irish Celtic, tetapi kehilangan pengaruh pada republik modern, disebabkan oleh sikapnya terhadap wanita. Presiden sebelum Mary Robinson disebut sebagai penganut “Patrilineal, dan sebagai Gereja Katolik yang didominasi oleh pria.

KONSEP

Kepemimpinan dan Status

Kepemimpinan setelah ditanamkan oleh raja Irlandia, dan pada abad ke delapan belas dan abad ke sembilan belas lebih dipengaruhi oleh Gereja Katolik. Pendeta merupakan pemimpin jemaah. Pada abad ke duapuluh politikus muncul di posisi terdepan. Penulis sangat berpengaurh. Pada dekade pertama abad ke dua puluh satu, pemimpin Irlandia baik dalam bisnis maupun politik merupakan orang yang berpikiran maju dan menggunakan prosedur pemikiran terbuka.

Ruang dan Waktu

Ruang kenyamanan di Irlandia masih kurang dibandingkan dengan Inggris. Keramah-tamahan dan beberapa tahap perilaku taktis merupakan hal yang sudah umum. Orang Irlandia rileks dengan waktu, khususnya di daerah pedalaman. Kota Modern di Irlandia adalah sebagai menganut prinsip seperti orang Inggris.

FAKTOR-FAKTOR BUDAYA DALAM KOMUNIKASI

Pola Komunikasi

Orang Irlandia berbicara jauh lebih bersemangat dibandingkan dengan orang Inggris dan digambarkan sebagai ”orang yang berani mengemukakan pendapat”. Sikap keberanian ini seringkali membatasi ucapan yang berlebihan dan sebagai suatu hal untuk kebenaran. Akibatnya apa yang disebut orang Irlandia sebagai blarney dan harus digunakan pada saat melakukan percakapan dengan mereka. Keakraban informal setiap saat, orang Irlandia adalah sebagai improviser terbesar selama diskusi dan menggunakan keahlian mereka dengan memperlihatkan kesepakatan dan kepatuhan yang nyata. Mereka lebih bersikap puitis dan fiolosofis dalam berbicara dibandingkan dengan orang Inggris.

Kebiasaan Mendengar

Pada saat mendengar, orang Irlandia sangat sopan dan penuh perhatian dan jarang menimbulkan perbedaan pendapat secara terbuka. Mereka memiliki keinginan yang kuat untuk menghambat tetapi jarang dilakukannya. Umpan balik mereka cukup banyak, tetapi jarang menggunakan cara yang berliku-liku atau rumit.

Perilaku pada Saat Rapat dan Negosiasi

Pertemuan dengan orang Irlandia selalu akrab dan sopan tanpa kecuali, tetapi mereka sering menolak. Mereka bukan sebagai penganut agenda penting dan secara antusias menyimpang pada saat dihadapi dengan ide yang menarik. Ide yang memiliki kepastian dan lebih penting dari fakta yang ada. Orang Irlandia sangat teratrik dengan sesuatu yang abstrak, inovatif, dan teoritis. Disini mereka menyukai oang Perancis, meskipun kurang memiliki logika yang kuat. Karakteristik ini menyebabkan kecenderungan terhadap penundaan, pada saat mereka mempertimbangkan cara-cara baru dalam menjajaki masalah dan tugas-tugas. Selanjutnya hal ini membentuk suatu kreativitas, mereka bersikap non konvensional dan memiliki semangat bebas yang menentang struktur dan rutinitas. Orang Amerika Latin lebih mudah untuk mengakuinya dibandingkan orang Jerman, Inggris, Swedia dan Finlandia.

Bagaimana bersikap Empati dengan orang Irlandia.

Mereka bersikap akrab, sopan, dan ramah. Perlihatkan visi dan menggunakan imajinasi anda. Ceritakan mengenai kisah. Berfikir dalam bentuk keindahan dan estetika. Memfokuskan pada kesederhanaan. Jangan menyebut mereka orang Inggris atau memuji orang Inggris. Jangan bersikap kasar, tetapi mengakui sindiran mereka dengan lemah lembut. Jangan memperlihatkan sifat angkuh atau mengatur jarak pada mereka. Jangan mendasarkan pada fakta, dan jangan mencoba menarik benang terhadap apa yang anda anggap sebagai mata Centic yang sangat kasar.

MOTIVASI

KUNCI Memperlihatkan Keakraban, sopan, dan humor
Perasaan Abad-silang
• Orang Irlandia menyukai buah-buahan pada abad kedua puluh terakhir.
• Keraguan orang Inggris mengenai keterlibatan penuh EU mendukung orang Irlandia untuk berpatisipasi penuh.
• Mereka cemas untuk membuang keterbelakangan mereka sebelumnya.

Faktor-faktor Motivasi :
• Melakukan sesuai yang anda dapat lakukan.
• Memperlihatkan simpati terhadap masalah orang Irlandia sebelumnya.
• Ramah tamah
• Bersikap puitis, jika anda dapat melakukannya
• Bersikap humor bilamana anda dapat melakukannya.
• Memfokuskan pada toleransi
• Menerima sikap penundaan mereka.
• Meluruskan diri anda dengan ketertarikan mereka terhadap masalah abstrak dan teoritis.
• Mengakui inovasi dan kreativitas mereka.
• Mengakui sejarah mereka, faham Katholik dan kedudukan sebagai negara yang merdeka.

Comments are closed.

%d bloggers like this: